Komitmen Pemerintah Purbalingga, semua anak harus bersekolah

Purbalingga (pats-jateng.id) – Ketua LPPM Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang Jawa Tengah Dr. Jasman Indradno, M.Si pada acara Lokalatih Pengembangan Basis Data ATS dan Perencanaan Pendidikan Berbasis Data mengatakan, sudah saatnya anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah untuk dikembalikan ke sekolah, apakah lewat pendidikan formal atau pendidikan non formal (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/PKBM). Pasalnya hingga saat ini, untuk Kabupaten Purbalingga, menurut data Susenas tahun 2019 tercatat ada 22.518 anak yang tidak sekolah. 

” Mari bersama-sama untuk mengupayakan agar seluruh anak Indonesia usia sekolah pendidikan dasar dan menengah (7-18 tahun) terus atau kembali berpartisipasi dalam pendidikan dan/atau pelatihan yang sesuai dan bermanfaat menuju tuntasnya Wajib Belajar 12 Tahun,” kata Jasman saat lokalatih di Aula Bapperlitbangda Purbalingga, Kamis (23/09/2020). 

Sementara Kepala Perwakilan UNICEF Jawa dan Bali Ermi Ndoen mengatakan, Jumlah ATS se Indonesia sebanyak 4.177.831 anak, atau sebesar atau 7,59 % dari jumlah anak usia 7-18 tahun sebanyak 55.058.665. Sedangkan di Jawa Tengah sementara jumlah ATS ada 557.306 anak, atau sebesar 8.29%.  

” Unicef telah mendampingi Kabupaten Brebes untuk program penanganan anak tidak sekolah, dan saat ini bisa menjadi kabupaten rujukan, dengan berbagai strategi dan inovasi dalam melaksanakan PATS. Terdapat tiga kabupaten di Jawa tengah yang melaksanakan PATS Mandiri atau tanpa dampingan Unicef, yakni Kab Grobogan, Kab Blora dan Temanggung, sedangkan untuk Kabupaten Intervensi pada tahun ini yakni Kabupaten Rembang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pemalang,” terangnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Purbalingga,  Siswanto SPt, MSi mengatakan bahwa Komitmen Pemerintah Purbalingga memastikan semua anak bersekolah terutama usia 7-18 tahun, hak anak harus dipenuhi terutama terkait pendidikan, apalagi terkait masalah penanganan anak tidak sekolah (PATS), mereka harus bersekolah, tahun ini kita sudah mengumpulkan Forum Komunikasi PKBM Se-Kabupaten Purbalingga, Kordikcam, Lintas Sektoral yang lain, termasuk di tahun ini, ada 4 desa yang menjadi intervensi di Kabupaten Purbalingga. 

” 4 Desa intervensi atau percontohan di Kabupaten Purbalingga yakni Desa Kertanegara Kecamatan Kertanegara, Desa Jatisaba Kec. Purbalingga, Desa Penusupan Kecamatan Rembang, Desa Kembangan Kecamatan Bukateja,” pungkasnya. 

Kontributor : GU

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.