Ribuan Pengunjung Padati Pameran Produk Inovasi 2014

pameran produk inovasi bappeda

Pameran Produk Inovasi 2014 yang digelar dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-19 baru-baru ini berhasil menyedot animo pengunjung. Bertempat di area Rumah Jabatan Bakorwil 3 Kawasan Jetayu Kota Pekalongan, yang mengambil tema “Inovasi pangan, energi dan air untuk meningkatkan daya saing Bangsa” itu berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 Agustus 2014.

Ratusan stand yang turut berpartisipasi dalam kegiatan itu meliputi Instansi pusat, Instansi Provinsi Jawa Tengah, Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, Perusahaan BUMN dan swasta, Bappeda Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, klaster-klaster UMKM, serta SKPD, LPM Kelurahan dan Sekolah di lingkup Kota Pekalongan. Pameran dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Balitbang Provinsi, Ir. Agus Wariyanto, S.IP, MM. Dikatakan dalam sambutannya, bahwa Pameran PPI merupakan cerminan keikutsertaan masyarakat dalam memajukan tekhnologi terapan sekaligus untuk memperoleh solusi yang tepat terhadap permasalahan tekhnologi yang tengah dihadapi dan dimanfaatkan secara mudah guna menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup menuju generasi bangsa yang kreatif dan inovatif.

Stand Bappeda Kabupaten Purbalingga yang juga turut berpartisipasi, juga tak luput dari antusiasme pengunjung. Stand ini menampilkan hasil produk inovasi dan produk khas Purbalingga, seperti alat penangkap serangga, berbagai hasil olahan pangan, kerajinan, serta produk industri dan UMKM lain. Pengunjung yang mendatangi stand ini cukup beragam,  mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga petugas dari stand lain. Umumnya mereka mengagumi produk knalpot inovatif, serta tentu saja memborong berbagai hasil olahan pangan dan kerajinan khas Purbalingga. Kasubid Statistik dan Litbang Bappeda Purbalingga selaku koordinator stand, Rida Kusumawati, SP, M.Si mengatakan bahwa pameran produk inovasi berlangsung rutin tiap tahun, dan ini keikutsertaan Kabupaten Purbalingga yang kedua kali. “Tahun lalu kami menampilkan inovasi berupa hasil varietas padi baru. Kami mengupayakan agar tiap tahun bisa menampilkan inovasi yang berbeda.” Pungkas Rida.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *